Story 5 : Jealous

how can you resist this smile

 

Title: Jealous

Main Cast:

  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Ahn Baeky

Genre: romance

Length: Ficlet

Request dari Poechty

Author’s note: Hai Poechty! Terima kasih sudah mengikuti event ini. Semoga suka sama scenario di bawah ya! Hehehe.

Maaf untuk keterlambatan update dalam fanfic ini. Banyak hal yang Vankyu lakuin tiga minggu kemarin. Berhubung liburan hampir selesai, makanya Vankyu mau kebut bikin scenario dari request-an kalian. Semoga kalian tetap mau bersabar menunggu scenario-scenario berikutnya 🙂

Sekedar info untuk teman-teman cerita di bawah berupa ficlet, jadi setiap cerita yang di post akan berbeda dan tidak bersambung, tergantung dari request reader kemarin. Untuk reader lain yang udah request, jangan takut karena idenya sudah ditampung dan akan dipost secara satu-persatu. Jadi sabar menunggu giliran ya 🙂

Selamat liburan untuk semua reader! 

ANOTHER STORY: (1) (2) (3) (4)

Do not copy, share, or print this story without Vankyu permission!!

ENJOY!

*************

                “Kyuhyun oppa!” teriak seorang gadis yang berlari di belakangnya. Pria itu tidak menghentikan langkahnya, bahkan menoleh pun tidak. Sebuah tangan menggenggam lengannya. Kyuhyun berdecak dan memandang gadis tadi dengan tatapan mematikan.

            “Lepaskan aku,” ucapnya dengan intonasi dingin. Gadis tersebut menggelengkan kepalanya.

            “Tidak akan kulepaskan sampai kau mau pergi berkencan denganku.” Kyuhyun memutar bola matanya. Apa gadis ini terlalu bodoh untuk mencerna perkatannya? Sudah puluhan kali dirinya berteriak kalau tidak akan pergi berkencan dengannya. Secara kasar pria itu menepis tangan di lengannya dan berjalan menjauh.

            Setiap pasang mata di koridor sekolah menyaksikan hal memalukan tersebut dan memandang gadis tadi dengan tatapan kasihan. Pria tertampan di sekolah itu terkenal dengan julukan pria berdarah dingin. Cuek dan selalu bertindak seenaknya, bahkan guru sekalipun tidak bisa mengontrol tindakannya. Sikapnya dingin dan tidak ada yang pernah melihatnya tersenyum. Di balik itu semua, percaya atau tidak Kyuhyun mempunyai otak yang jenius. Dirinya selalu berada di peringkat pertama dalam ujian. Itulah sebabnya kaum hawa di sekolah tersebut begitu memujanya. Pintar, kaya, tampan, dan berbahaya, terdengar memikat bukan?

            Pria itu terus melangkah ke balik gedung sekolah. Tatapan tajamnya berubah menjadi begitu lembut saat melihat sebuah gadis duduk bersila membelakanginya. Setiap orang di dunia punya kelemahan, dan Ahn Baeky adalah kelemahan seorang Cho Kyuhyun. Pria itu berjalan mendekat dan membaringkan kepalanya di atas paha Baeky. Gadis tadi terkejut dan menjatuhkan bukunya tepat di dahi Kyuhyun.

            “Aw! Yah Ahn Baeky! Kenapa kau menjatuhkan buku itu?” teriak Kyuhyun sambil mengusap dahinya yagn sedikit memerah. Baeky tidak dapat menyembunyikan tawanya dan ikut mengusap dahi kekasihnya.

            “Lain kali jangan mengagetkanku saat membaca buku. Atau kau akan menerima yang lebih parah dari ini,” ucapnya dengan nada mengancam. Kyuhyun memicingkan matanya ke arah gadis itu.

            “Kau berani mengancamku? Luar biasa sekali. Sudahlah sekarang biarkan aku tidur,” ujar pria itu sambil menggenggam tangan gadisnya. Baeky tersenyum dan memainkan rambut Kyuhyun perlahan.

            “Aku dengar Park Yeon Min bersikeras memintamu berkencan dengannya?” tanya Baeky dengan suara dibuat tidak peduli. Kyuhyun hanya bergumam tanpa membuka matanya. Gadis itu menggigit bibirnya. Selama ini ia berusaha menutupi gemuruh di hatinya setiap kali ada perempuan yang mendekati Kyuhyun secara langsung maupun tidak. Kau boleh saja menyebutnya posesif, tapi jika kau mempunyai kekasih yang begitu tampan dan berada di lingkungan dimana setiap perempuan memandanginya dengan tatapan seperti ingin menerkam, taruhan kau pasti akan mempunyai perasaan tidak tenang yang sama dengan Baeky.

            Jujur saja saat mendengar Park Yeon Min, gadis tercantik di sekolahnya meminta Kyuhyun untuk berkencan dengannya ada rasa tidak enak bergelayut di hati Baeky. Bagaimana kalau kekasihnya menyadari bahwa Baeky bukanlah seseorang yang pantas untuk diperjuangkan? Bagaimana kalau Kyuhyun meninggalkannya? Hatinya tidak kuat untuk menanggung penderitaan sebesar itu. Helaan nafas Baeky yang berat terdengar di telinga Kyuhyun.

            Pria itu sudah lama tahu tentang kecemasan Baeky. Dengan perlahan Kyuhyun membuka matanya. Tangannya menyentuh pipi kekasihnya dengan lembut, “Jangan berfikir yang macam-macam. Aku ada di sini bersamamu dan akan terus begitu.”

************

            Bel terakhir berbunyi, semua murid membereskan barang-barangnya. Baeky menyalakan ponselnya dan ada satu pesan dari Kyuhyun.

            Tunggu aku di pintu gerbang. Ada sedikit urusan yang harus aku selesaikan.

 

            Gadis itu memiringkan kepalanya. Tidak biasanya Kyuhyun mempunyai urusan sehabis pulang sekolah, kecuali berkelahi dengan seseorang. Baeky merasa ada yang tidak beres, namun dirinya tetap percaya kepada Kyuhyun dan menunggu di depan gerbang sekolah.

            Sudah lewat dari 15 menit tetapi Kyuhyun tetap tidak menunjukkan batang hidungnya. Kaki Baeky bergerak gelisah. Pikirannya dipenuhi hal yang tidak-tidak. Dia memutuskan untuk masuk kembali ke sekolahnya dan mencari Kyuhyun. Kebun belakang, kantin, dan gudang sudah ia periksa tetapi tetap tidak ada kekasihnya. Baeky berjalan ke perpustakaan. Dirinya memeriksa ke ujung ruangan dan betapa kagetnya saat melihat Kyuhyun sedang berdiri tepat di hadapan Park Yeon Min. Hatinya mencelos saat berpikir bahwa Kyuhyun sedang mencium Yeon Min. Gadis itu meninggalkan perpustakaan sambil berlari dan menahan airmatanya yang sudah berkumpul di sudut matanya.

            Tidak pernah terpikir sesakit ini saat melihat Kyuhyun bermesraan dengan perempuan lain. Baeky memukul-mukul pelan dadanya, berharap sesak yang saat ini menyerangnya pergi menjauh. Saat ini ia kelihatan seperti orang bodoh yang berdiri sendirian di halte sambil menangis. Tiba-tiba ada sebuah tangan mengangkat badannya dan menaikkan dirinya ke atas bahu. Baeky meronta dan memukul punggung pria itu. Apa tidak cukup pengkhianatan yang dilakukan kekasihnya, dan sekarang ada seseorang yang ingin menculiknya. Benar-benar hari sial, pikir gadis itu.

            Setelah berada di gang sempit, penculik itu menurunkan Baeky secara tiba-tiba. Mata gadis itu terbelalak saat melihat Kyuhyun berdiri di depannya. “Cho Kyuhyun! Apa yang kau lakukan?” teriaknya sambil memukul dada kekasihnya tersebut.

            “Harusnya aku yang bertanya kepadamu, kenapa kau pulang sendiri dan tidak menungguku di pintu gerbang? Aku panik dan berlari mencarimu, saat melihat kau menangis aku tidak tahu apa yang terjadi dan membawamu kesini. Kenapa kau menangis?” tanya pria itu sambil mengusap pipi Baeky.

            Gadis itu menepis tangan Kyuhyun dan membuat pria tersebut semakin heran. “Ahn Baeky! Apa yang terjadi padamu?”

            “Aku melihatmu berciuman dengan Park Yeon Min,” ucap gadis itu dengan sangat pelan. Seakan ada yang meremas hatinya saat kata-kata itu terlontar.

            Kyuhyun membulatkan matanya. “Berciuman? Dengan Park Yeon Min? Aku tidak mengerti,” ucapnya sambil menyudutkan Beky ke tembok.

            “Aku tadi mencarimu karena kau tidak kunjung muncul. Saat memeriksa perpustakaan, aku melihat kalian berdua dan kau menciumnya.” Kyuhyun menghela nafas dan mengacak rambutnya. Wajahnya menunduk dalam. Melihat reaksi kekasihnya, Baeky semakin menangis.

            “Aku tahu kalau Park Yeon Min jauh lebih cantik. Mungkin kau lebih pantas bersamanya dan pergi menjauh darik-“

            Kata-kata gadis itu tenggelam oleh seragam Kyuhyun. Pria itu memeluknya dengan sangat erat. Baeky tidak meronnta dan membiarkan tangisnya pecah lebih keras dan airmatanya mengalir tanpa henti, membasahi pakaian Kyuhyun. Jemari Kyuhyun menyusuri rambut Baeky dan mengelusnya lembut.

            “Dasar gadis bodoh. Jangan pernah berkata bahwa kau tidak pantas untukku. Aku bahkan tidak punya kekuatan lagi jika kau pergi meninggalkanku. Aku tidak berciuman dengan Park Yeon Min dan tidak akan pernah berciuman dengan orang lain selain kau. Aku memintanya dengan paksa untuk menjauhiku karena aku tahu kau tidak akan senang jika dirinya terus mengikutiku.” Sebuah jerat seakan terlepas dari dada Baeky. Kyuhyun tidak pernah sekalipun mengkhianatinya.

            Kyuhyun melepaskan pelukannya, wajahnya ditundukkan hingga sejajar dengan Baeky. Tangannya yang lembut menghapus airmata yang membasahi pipi gadisnya. “Maafkan aku sudah membuatmu menangis seperti ini. Aku tidak bisa menahan sakit hati yang lebih buruk saat melihat airmatamu tumpah seperti ini. Aku mencintaimu Ahn Baeky, sangat mencintaimu. Menyakitimu sama saja dengan menusuk jantungku sendiri. Hanya kau satu-satunya perempuan yang pernah menyentuh relung hatiku yang terdalam. Aku tidak punya cara lain selain mengurungmu di sisiku selamanya.”

            Baeky memeluk kekasihnya dengan sangat erat, “Aku yang seharusnya minta maaf sudah menuduhmu mengkhianatiku. Aku tidak tahu kenapa tetapi rasa cemburu ini selalu muncul jika melihatmu dengan perempuan lain. Rasa cemburu yang diikuti oleh pikiran bahwa aku bukanlah gadis yang pantas untuk pria sempurna sepertimu.”

            Kyuhyun menyentil kening kekasihnya. “Dasar bodoh. Jangan pernah berpikir seperti itu. Lagipula jika aku mencium gadis, aku akan melakukan ini,” tangan pria itu menarik pinggang Baeky ke arahnya. Pandangan mata Kyuhyun yang lembut menghipnotis Baeky untuk menutup matanya saat kedua bibir mereka terpaut. Ciuman yang lembut namun terkesan memaksa. Ciuman yang tidak bisa kau dapatkan selain dari seorang Cho Kyuhyun.

            Setelah lepas dari ciuman itu, Kyuhyun menyunggingkan sebuah senyuman manis. Senyum yang hanya diperlihatkan untuk gadisnya. “Ayo kita pulang dan sepertinya kau harus berkaca. Penampilanmu buruk sekali dengan mata sembap dan hidung merah,” canda Kyuhyun sambil menggendong tubuh Baeky kembali di bahunya.

-SEKIAN-

Advertisements

14 thoughts on “Story 5 : Jealous

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s